Ed Curtis: “Saya Ingin Melukis Jumbo Jet dan Mengubahnya Menjadi Super Club”

Seni tidak hanya untuk digantung di dinding. Di dunia technicolor Ed Curtis, pusaran, wajah tersenyum, tie-dye, dan ilusi optik menjadi item mode melalui desainnya yang mencolok dan mencolok. Artis dan desainer Inggris ini awalnya dilatih sebagai desainer pakaian wanita di London College of Fashion. Setelah lulus ia menghabiskan beberapa tahun membuat lukisan dan cetakan, sebelum akhirnya kembali membuat pakaian lagi. Sejak itu, ia telah bekerja untuk menyatukan dua untaian latihannya melalui pakaian yang unik, dilukis dengan tangan dan diproduksi dengan tangan.

Bodysuits lengkap memenuhi gaun balon-siluet, karena keajaiban kekanak-kanakan bertabrakan dengan fantasi drama tinggi. Di awal karirnya, Curtis menciptakan instalasi imersif di mana ia mengundang pengunjung ke kamar tidurnya sendiri, di mana pakaian digantung di samping lukisan, cetakan, dan potongan kertas pelangi. Keintiman dan keceriaan inilah yang menjadi ciri karyanya, di mana kegembiraan membuat terlihat jelas. Untuk koleksi kapsul unisex baru Stella McCartney, Curtis telah menghadirkan cetakan uniknya yang terinspirasi psikedelik ke depan dalam perayaan pola dan tekstur yang bentrok. Di dunia Ed Curtis, lebih banyak selalu lebih.