Herbert List Menghembuskan Kehidupan Hangat Menjadi Batu Dingin

Yunani, Cyclades, Pulau Delos, Torso of Ophelius Ferus II © Herbert List / Magnum Foto

Jean Cocteau pernah berkata: “Penyair adalah pembohong yang selalu mengatakan kebenaran.” Ini adalah sentimen yang bisa juga diterapkan pada keahlian fotografer, di mana realitas dan fiksi saling terkait tanpa henti. Bagi fotografer Jerman Herbert List, batas halus antara keduanya sering kali dikaburkan dalam gambar yang sangat sensual yang ia potret di Yunani antara tahun 1936 dan 1958.

Setelah penerbangannya dari Nazi Jerman pada tahun 1936, List menetap di Athena, dari mana ia melakukan perjalanan secara ekstensif melintasi pulau-pulau Yunani dan Peloponnese. Lanskap terjal yang khas ini membentuk latar belakang studinya tentang seni dan budaya kuno Yunani, di mana pahatan halus yang diukir dari marmer dan batu kontras dengan medan alami pasir dan batu.

Dalam potretnya yang menggugah tentang batang tubuh Ophelius Ferus II, yang terletak di pulau Delos di Laut Aegea, sinar matahari menangkap lekukan otot yang hati-hati dari sebuah patung saat bersandar di satu bahu. Meskipun dipahat dari batu, puting susu terlihat menonjol dalam cahaya, sementara bokong sosok itu menjulang di luar.