Semangat: Fokus pada Seni, Seniman, dan Isu Pribumi: Nehaní Dene (Robby Dick)

© Robby Dick, Gary Berjalan ke Moose Kill

Nehani Dene (Robby Dick) lahir dari keluarga Kaska Dena. Sebagai seorang anak ia dibesarkan dalam gaya hidup tradisional Kaska hidup dari tanah.

“Saya belajar banyak dari orang tua dan kakek-nenek saya. Saya diajari untuk menghormati tanah dan menghormati Sesepuh saya. Namun, ketika saya tumbuh menjadi remaja saya, saya mengembara dari gaya hidup itu. Saya terlibat dalam penyalahgunaan alkohol, merokok ganja, dan gaya hidup pesta. Melalui perjuangan saya dengan kecanduan, saya menyadari bahwa Sesepuh, orang tua dan kakek-nenek saya selalu ada di sana menjaga saya. Saat saya menginjak usia dua puluhan, saya menyadari bahwa kehidupan yang saya jalani tidak sepenting kehidupan yang bisa saya jalani.” Nehani menjelaskan.

Dia mengatakan menyadari bahwa kita perlu belajar bagaimana beradaptasi, transisi dan perubahan tanpa melupakan dari mana kita berasal:

“Saya menyadari bahwa orang tua kita memiliki kekayaan pengetahuan, cerita dan sejarah lisan. Saya memiliki keinginan yang kuat untuk belajar lebih banyak tentang budaya saya, dan salah satu cara bagi saya adalah menceritakan kisah melalui apa yang saya lihat dan rekam dengan foto-foto saya.”

Salah satu minat Dene, yang katanya dimulai pada masa remajanya, dan terus berlanjut hingga dewasa, adalah hasratnya untuk bercerita secara visual melalui fotografi.

“Saya senang bisa menunjukkan keindahan wilayah adat Kaska melalui media visual. Saya memiliki keinginan yang besar untuk dapat merekam orang tua kita dalam cerita mereka sehingga kita dapat melestarikannya untuk generasi berikutnya. ” dia berkata.

Melalui dokumentasi cerita Sesepuh dan pengetahuan tradisional dan budaya lainnya yang dibagikan, Nehani Dene ingin para pemuda memahami bahwa para tetua masih sangat peduli pada mereka dan ingin melihat mereka berhasil:

“Para Sesepuh berusaha untuk menginspirasi harapan di masa muda mereka. Para Sesepuh ingin melihat perubahan positif dalam keluarga mereka. Saya berharap dengan merekam kisah-kisah mereka, akan menjadi kebanggaan bagi mereka untuk bisa mewariskan ilmunya kepada generasi berikutnya. Melalui fotografi saya, gaya hidup saya, dan bekerja dengan kaum muda dan Sesepuh, saya ingin semua orang melihat bahwa ada harapan untuk kehidupan yang lebih baik. Saya ingin hidup dan pekerjaan saya menginspirasi perubahan di komunitas saya. “

Robby Dick dinominasikan untuk perayaan seniman Pribumi tahun ini oleh Kali Spitzer, IG: @kali_spitzer_photography

Modern_Resources

© Robby Dick, Sumber Daya Modern

Nehani Dene (Robby Dick) adalah seniman fotografi baru dari Ross River, Yukon. Karyanya menampilkan Dene, kehidupan utara, dan lingkungan di Yukon. Robby Dick adalah anggota Kaska Dene First Nation dan dibesarkan di Tu idlini (kemana air mengalir) seluruh hidupnya. Dia telah bekerja erat dengan Sesepuh komunitasnya selama lima tahun terakhir. Dia bersemangat untuk merevitalisasi bahasanya dan berbagi aspek budaya Pribuminya melalui visual storytelling.

Ikuti Nehani di Instagram: @kaska_photography

Ikan Hering Menjerat

© Robby Dick, Hering Menjerat

Pembuatan_Drum

© Robby Dick, Pembuatan Drum

Amos di rumahnya

© Robby Dick, Amos di rumahnya

Menyediakan_untuk__masyarakat

© Robby Dick, Mewujudkan Masyarakat

Hubungan dengan Tanah

© Robby Dick, Hubungan dengan Tanah

Menghormati

© Robby Dick, Hormat

Perburuan_tradisional

© Robby Dick, Perburuan tradisional

Margasatwa_dan Komunitas_Terjalin

© Robby Dick, Satwa Liar dan Komunitas Terjalin

Yukon

© Robby Dick, Yukon

Postingan di Lenscratch tidak boleh direproduksi tanpa izin dari staf Lenscratch dan fotografer.